Peringatan Nuzulul Qur’an di Mesjid Jamie Al Miftah Dusun Madasari

Pada malam Sabtu 3 Juli 2015 jam 18.45 WIB, tim tarawih keliling Desa Masawah yang terdiri dari Aj. Kasmidin (MUI Desa), H. Awan Suwanda (BPD), Muhtar Hidayat (Pemerintah Desa), dan Mahudin (Linmas) tiba di Mesjid Jamie Al Miftah Dusun Madasari Desa Masawah dalam rangka kegiatan tarawih keliling sekaligus mengisi kegiatan memperingati Nuzulul Qur’an.

Aj. Kasmidin sebagai pembicara utama dalam kegiatan memperingati Nuzulul Qur’an, menyampaikan bahwa kedatangannya bersama tim dengan tujuan silaturahmi dengan jemaah / warga Dusun Madasari.
Melalui silaturahmi ini semoga menjadi ajang mempererat hubungan Pemerintahan Desa dengan masyarakat. Mudah-mudahan ajang silaturahmi ini sebagaimana sadba Rosul yang artinya “barang siapa yang ingin dipanjangkan usianya dan mendapat berkah, lakukanlah silaturahmi dengan saudaranya”, saudara disini ada tiga yaitu saudara senasab, saudara seagama (Islam), dan saudara seguru seilmu, tuturnya.

Pada bulan Ramadhan terdapat 2 (dua) keistimewaan yaitu bulan diturunkannya Al Qur’an (nuzulul qur’an) dan bulan lailatul qadar, dimana kejadian lailatul qodar itu lebih baik dari pada 1000 bulan.

Apa itu al quran?
Al qur an merupakan kalamullah, yang mana kalamullah terdiri dari 2 (dua) kalam yaitu: 1) kalam madlul yaitu kalam tanpa huruf dan tanpa suara; dan 2) kalam dal yaitu kalam yang ada hurufnya dan ada suaranya, atau ada huruf tanpa suara atau ada suara tanpa huruf.

Al Qur’an diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril AS. Huruf Al Qur’an berbeda dengan huruf-huruf lainnya, dimana satu huruf Al Qur’an mengandung 10 berkah bagi yang membacanya.

Allah SWT menurunkan Al Qur’an sekaligus dari loh mahfud ke Baitul Ijja (langit ke-4) pada malam lailatul qodar, kemudian dari Baitul Ijja diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril berdasarkan keperluan Nabi SAW terhadap Al Qur’an dalam jangka waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari. Ayat pertama yang diturunkan yaitu surat Al Alaq sebanyak 5 ayat sewaktu Nabi SAW bersemedi di gua hiro, sedangkan ayat terakhir yang diturunkan yaitu surat Al Maidah ayat 3 sewaktu Nabi SAW melakukan Haji Wada.

Setelah Nabi SAW wafat, pada masa kepempimpinan Islam dipegang oleh Abu Bakar Sidiq, Al Qur’an disusun dan dibukukan terdiri dari 6666 ayat 114 surat 30 zuz. Penyusunan alquran ditulis oleh Usman sehingga tulisan Al Qur’an merupakan rosam Usmani.
Ibnu Abbas menerangkan bahwa isi Al Qur’an terdiri dari sembilan kandungan, yaitu:

  1. Ayat yang mengandung perintah Allah SWT, sebanyak 1000 ayat.
  2. Ayat yang mengandung larangan dari Allah SWT, sebanyak 1000 ayat. 
  3. Ayat yang mengandung janji Allah, sebanyak 1000 ayat.
  4. Ayat yang mengandung ancaman alloh, sebanyak 1000 ayat.
  5. Ayat yang mengandung sejarah, sebanyak 1000 ayat.
  6. Ayat yang mengandung perkara halal dan haram, sebanyak 500 ayat.
  7. Ayat yang mengandung perumpamaan, sebanyak 1000 ayat.
  8. Ayat yang mengandung anu disalin, sebanyak 100 ayat.
  9. Ayat yang mengandung do’a, tahmid, istigfar, sebanyak 66 ayat.

Keistimewaan Nuzulul Quran tak lain adalah kitab Alquran itu sendiri. Sebagai sumber pengetahuan ilahi, dalamnya memang terdapat peringatan-peringatan keras pada umat manusia. Mereka yang lalai, akan mendapatkan balasan di Hari Pengadilan. Namun di balik sekian peringatan tersebut, Alquran menampilkan kepada umat, Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, yang senantiasa membuka pintu pengampunan, yang selalu mencurahkan cinta kepada mereka yang ingin mengenal-Nya.***

Sumber gambar : http://www.google.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *