Kebijakan Operasional Pelayanan Peserta JKN-KIS Selama Libur Lebaran Tahun 2018

Sehubungan dengan ditetapkannya libur bersama dan perayaan Idul Fitri mulai tanggal 11 – 20 Juni 2018, maka terkait dengan pelayanan kepada Peserta JKN-KIS disampaikan ketentuan sebagai berikut:

  1. BPJS Kesehatan membuka pelayanan terbatas yaitu pelayanan administrasi yang tidak dapat ditunda di seluruh Kantor Cabang, Kantor Kabupaten/Kota Utama dan seluruh Kantor Kabupaten/Kota di Pulau Jawa pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, 20 Juni 2018 mulai pukul 8.00 s.d. 12.00 waktu setempat. Yang dimaksud pelayanan administrasi yang tidak dapat ditunda yaitu:
    • Pendaftaran Bayi Baru Lahir PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga.
    • Pendaftaran Bayi Baru Lahir PBI – APBN.
    • Pelaporan kelahiran bayi yang sudah didaftarkan saat masih dalam kandungan.
    • Pendaftaran Peserta PBI – APBD bagi Pemda UHC langsung aktif.
    • Pendaftaran PBPU dengan Rekomendasi Dinas Sosial.
    • Perubahan segmen Peserta PPU menjadi PBPU yang tidak terkena ketentuan masa aktivasi 14 hari.
    • Penerbitan Kartu Peserta karena kartu hilang atau E-id bagi peserta PBPU yang belum menerima kartu JKN-KIS meskipun iuran pertama sudah dibayar.
    • Permintaan Reaktivasi Virtual Account (VA) Peserta PBPU.
    • Aktivasi peserta.
    • Pelayanan denda.
  2. Pada Kantor Kabupaten/Kota yang tidak membuka pelayanan terbatas selama libur lebaran maka kebutuhan peserta atas pelayanan administrasi kepesertaan dan denda dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi antara PIC Rumah Sakit atau PIC Kantor Cabang.
  3. Dalam hal peserta membutuhkan Pelayanan Kesehatan, Pemberlakuan kebijakan pelayanan peserta pada masa libur lebaran berlaku sejak H-8 s.d. H+8 (7 s.d 23 Juni 2018) dengan kondisi:
    • Peserta JKN-KIS dapat mengunjungi FKTP baik Puskesmas terdekat atau Klinik Pratama yang bekerjasama maksimal 3 kali kunjungan untuk peserta yang tidak terdaftar di FKTP tersebut.
    • FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan berkewajiban melayani peserta luar wilayah.
    • Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan kesehatan, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.
    •  Pada keadaan kegawatdaruratan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan penanganan pertama kepada peserta JKN-KIS.
    • Kebutuhan obat bagi peserta JKN-KIS Penderita Penyakit Kronis harus dapat dipenuhi selama libur lebaran. Dalam hal jadwal pengambilan obat penyakit kronis Peserta JKN-KIS jatuh pada libur lebaran, maka jadwal pengambilan obat penyakit kronis dapat disesuaikan menjadi lebih awal.
  4. Apabila terdapat kendala dalam memperoleh pelayanan di tempat Mudik Lebaran peserta dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

Demikian informasi pemberitahuan ini berdasarkan email yang kami terima dari BPJS Kesehatan.

Tetap Jaga Kesehatan dan Semoga Selamat Sampai Tujuan
Selamat Idul Fitri 1439 H
Mohon Maaf Lahir Dan Batin

BPJS Kesehatan
Dengan Gotong Royong Semua Tertolong

Sumber foto: tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *