Sebuah Tradisi Ziarah Kubur Menyambut Hari Raya Idul Fitri

MASAWAH – Tak terasa satu bulan telah berlalu, kita melaksanakan puasa di bulan suci ramadhan.

Di hari ini Jum’at (15/06) 1 Syawal 1439 H, warga desa Masawah berbondong-bondong menuju permakaman desa untuk melakukan ziarah kubur, mereka mengunjungi makam keluarga, membaca tahlih, surat yasin dan zikir serta memanjatkan doa untuk leluhur dan anggota keluarga mereka yang telah meninggal dunia.

Ai Supriadi (54) salah satu warga yang juga melakukan ziarah kubur mengatakan, “pergi ke makam menjelang lebaran sudah ia lakukan bersama keluarga sejak lama, bahkan sejak ia masih kecil dulu. Kegiatan ini sebenarnya bertujuan mempertebal keimanan dan mengingat jasa ahli kubur yang telah mendahului. Ini merupakan salah satu wujud sebagai anak yang saleh-salehah dan berbakti kepada orang tua. Meski orang tua telah meninggal dunia, mereka tetap mendoakan,” ujarnya.

Tradisi ziarah kubur ini sudah sejak lama dilakukan oleh warga desa secara turun temurun. Tidak hanya pada hari raya Idul Fitri (lebaran), ada juga warga yang melakukan ziarah kubur sebelum lebaran tiba. (mh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *