September 27, 2020

Desa Masawah

Portal Resmi Desa Masawah

MENIKMATI EKSOTISME GUA DI DESA MASAWAH KABUPATEN PANGANDARAN

3 min read

Obyek wisata Pantai Madasari sudah dikenal oleh banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Dikenal karena keindahan pantainya yang masih alami, serta gelombang ombaknya yang baik untuk berselancar. Pantai ini menawarkan pesona alamnya yang masih asri dan belum banyak terjamah. Memiliki sejuta pesona yang dapat menarik para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pantai ini berada di Dusun Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.

Selain obyek wisata Pantai Madasari, Desa Masawah juga memiliki obyek wisata lain yang menarik untuk dikunjungi. Selama ini wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, sudah lebih dulu mengenal gua-gua yang berada di Cagar Alam Pangandaran dan Green Canyon Cijulang. Namun, jangan salah, sebenarnya masih ada wisata gua lain yang belum banyak terjamah oleh pengunjung di Kabupaten Pangandaran. Salah satunya obyek wisata gua di Desa Masawah.

Desa Masawah memiliki beberapa obyek wisata gua yang cantik dan indah. Diantaranya adalah Gua Cirawun, Gua Ciperengut, Gua Pasir Peuteuy, Gua Gunung Randa, dan Gua Sodong Parat. Kelima gua tersebut merupakan kekayaan alami Desa Masawah yang dapat dijadikan destinasi kunjungan andalan. Destinasi wisata yang dapat menarik banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Selain kelima obyek wisata gua tersebut, Desa Masawah sebetulnya masih memiliki gua-gua lain yang menarik. Namun, pada kesempatan kali ini kita akan terlebih dahulu berkunjung dan berwisata ke lokasi lima gua tersebut.

GUA CIRAWUN

Pertama kita berkunjung ke Gua Cirawun. Goa Cirawun terletak di area perbukitan Gunung Cirawun.  Itulah kenapa gua ini disebut Gua Cirawun. Gua ini dikenal sebagai situs budaya oleh masyarakat karena diyakini menjadi salah satu tempat singgah seorang tokoh pada jaman dahulu yang bernama Pangeran Rangga Carita, yang merupakan anak dari Dalem Sembah Agung (Cijulang). Konon katanya ini adalah tempat persemedian orang-orang berilmu tinggi zaman kerajaan Mataram dan Syeh Abdul Muhyi Pamijahan, juga kerajaan-kerajaan lainnya di Tatar Galuh.

GUA CIPERENGUT

Tujuan selanjutnya kita akan mengunjungi Gua Ciperengut. Gua ini berada di Dusun Babakan, Desa Masawah. Gua ini merupakan kekayaan alam yang bisa menjadi salah satu prioritas dalam pengembangan objek wisata di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran. Gua ini memiliki keindahan stalagmit dan stalaktit di bagian dinding dan langit-langitnya, dengan panjang sekitar 100 meter. Hal itu menjadikan gua ini menarik dan patut untuk dikunjungi.

GUA PASIR PEUTEUY

Berikutnya, kita menjelajah Gua Pasir Peuteuy. Gua Pasir Peuteuy adalah sebuah gua yang memiliki tekstur tanah yang mengandung bahan fosfat. Meski belum dibuktikan secara ilmiah namun kandungan tanah fosfat tersebut menjadi sumber daya alam dan memiliki daya tarik tersendiri. Selain tanahnya yang mengandung fosfat, panorama Gua Pasir Peuteuy menyuguhkan ornamen stalagtit dan stalagmite. Lokasi Gua Pasir Peuteuy berada di atas bukit Pasir Peuteuy dan Pasir Pilar di Dusun Masawah. Akses jalan menuju gua masih berupa jalan setapak sehingga akan membuat para penelusur harus ekstra hati-hati. Menurut warga sekitar, jarang sekali Gua Pasir Peuteuy dikunjungi oleh masyarakat karena akses pintu masuk ke dalam gua sangat curam sehingga harus membawa tangga.

GUA GUNUNG RANDA

Gua keempat yang kita kunjungi adalah Gua Gunung Randa. Gua ini lokasinya bersebelahan dengan Gua Cirawun. Berada di Dusun Masawah, Desa Masawah. Sejarah yang didapat yaitu pada masa sebelum Belanda datang ke Indonesia ada sekelompok bajak laut Pangandaran membunuh suami Biduan cantik, dengan tujuan ingin mempersuntingnya dan beberapa orangpun seakan terhipnotis oleh suara dan paras ayu nya Biduan itu, sehingga Biduan merasa dendam kepada pembunuh suaminya. saking merasa terusik oleh orang-orang yang ingin mempersuntingnya Biduan pun memutuskan untuk pergi dan menyepi ke Gua Gunung Randa. Dari situlah sejarah yang didapat Gua Gunung Randa. Bagi para pengunjung yang akan memasuki gua bisa membawa ahli seni musik, karena stalaktit yang berada di dalam gua bisa menimbulkan suara nada musik yang indah.

GUA SODONG PARAT

Terakhir, kita menuju Gua Sodong Parat. Gua ini berada di Dusun Masawah, Desa Masawah. Dinamakan ‘sodong’ karena ini merupakan cekungan yang menyerupai gua. Dalam istilah bahasa Sunda, cekungan yang menyerupai gua tersebut sering disebut sebagai ‘sodong’. Sedangkan disebut ‘parat’ karena cekungan atau gua ini tidak buntu yakni tembus ke ujungnya. Dalam istilah Sunda ‘parat’ berarti ‘tembus’. Dengan demikian, Gua Sodong Parat ini merupakan gua yang bisa langsung ditembus dan tidak buntu. Bahkan, dari pintu masuk gua, kita langsung bisa melihat ujung tembusnya. Gua Sodong Parat juga memiliki stalaktit di langit-langit guanya. Dan merupakan saksi bisu tempat persembunyian tentara Jepang pada tahun 1942.

Nah, itu dia kelima gua yang ada di Desa Masawah. Jadi, jangan lupa jika berkunjung ke Desa Masawah, sempatkan untuk mengunjungi obyek wisata gua-gua tersebut. Bukan hanya untuk liburan santai saja, pengunjung juga dapat merasakan langsung petualangan dan sejarah secara bersamaan. Yuk! Berkunjung sekarang juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.