Sistem informasi yang terintegrasi dengan data desa seperti data kependudukan, kegiatan desa, potensi desa, program kerja, luas wilayah dan lainnya, serta memungkinkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan administrasi secara online.

Desa sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan sangat strategis untuk menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Menyadari hal tersebut,  Sistem Informasi Desa (SID) ini dirancang sebagai alat dukung untuk pelayanan di kantor desa. Fungsi yang dapat dilakukan antara lain administrasi kependudukan, perencanaan, pelaporan, inventarisir aset kantor desa, inventarisir sarana prasarana di desa, pengelolaan anggaran desa, layanan publik, dan lain sebagainya.

Dengan ketersediaan informasi dan data desa yang gampang diakses ini, dapat meningkatkan potensi masyarakat untuk bisa berpartisipasi pada pembangunan desa. Masyarakat atau warga akan mengetahui apa saja kegiatan yang sedang direncanakan dan berjalan, sehingga bisa turut mengawal aktivitas tersebut atau bisa juga dengan memberi saran, masukan dan usul terkait pembangunan desa.

Ketersediaan data dan informasi desa yang mudah diakses akan meningkatkan potensi warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Warga akan tahu kegiatan apa yang sedang berjalan dan apa yang direncanakan, sehingga dapat ikut mengawal kegiatan tersebut ataupun memberi usul, saran dan masukan lain terkait pembangunan desa. Lebih dari itu, SID juga mempunyai potensi untuk menyediakan media elektronik untuk menggalang partisipasi warga, seperti forum diskusi atau formulir komentar/usulan elektronik.