PANTAI MADASARI KABUPATEN PANGANDARAN MENJADI DESTINASI PILIHAN UNTUK MUNGGAHAN MENJELANG PUASA RAMADAN

MASAWAH – Agenda munggahan di akhir bulan Sya’ban menjelang Bulan Ramadan mencapai puncaknya pada Minggu tanggal 5 Mei 2019 di Pantai Madasari Desa Masawah Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat. (05/05/2019).

Pantai Madasari dapat ditempuh dengan berbagai jenis kendaraan dalam kurun waktu sekitar satu jam perjalanan dari Pantai Pangandaran, sekitar 45 km dari Pantai Pangandaran. Selama kurang lebih enam tahun terakhir ini, sejak Pangandaran menjadi Daerah Otonomi Baru dari Kabupaten Ciamis, Pantai Madasari perlahan-lahan mulai banyak dikunjungi wisatawan. Salah satu tujuan wisatawan datang ke Pantai Madasari adalah untuk melaksanakan munggahan.

Munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya Bulan Ramadan yang dilakukan pada akhir bulan Sya’ban. Munggahan biasanya dilakukan dengan berziarah, bersilaturahmi dengan keluarga, keramas atau mandi besar, dan yang paling terkenal adalah munggahan dengan cara makan bersama keluarga. Ya, munggahan dengan menggelar makan bersama keluarga merupakan pilihan yang banyak dilakukan oleh warga menjelang datangnya bulan puasa.

Pantai Madasari sebagai pantai yang cukup banyak diminati oleh wisatawan belakang ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk dijadikan tempat munggahan. Masyarakat menghabiskan waktu di Pantai Madasari dengan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Tradisi makan-makan ini sudah dilakukan oleh masyarakat sunda khususnya warga Desa Masawah dalam menyambut bulan puasa.

Sejumlah warga baik warga Desa Masawah maupun warga lain dari luar Desa Masawah mengunjungi Pantai Madasari untuk melaksanakan munggahan. Diantara lokasi yang menjadi pilihan adalah Pantai Karang Seugeuh, Sodong Geda, Legok Gandu, Sebrotan dan Muara Madasari. Sebagian warga ada yang menggelar tikar, memasak nasi liwet, menyiapkan bakar ikan, ayam dan daging, atau bisa juga dengan membawa bekal dari rumah untuk dimakan bersama keluarga di tempat yang hendak dikunjungi. Selain itu, ada beberapa warga yang hanya berkunjung untuk berkumpul bersama keluarga, sahabat, teman, dan rekan untuk bersilaturahmi.

Ya, momen munggahan ini selain diiisi dengan acara makan-makan, juga menjadi ajang untuk bermaaf-maafan sebelum memasuki bulan puasa. Sebagai bentuk silaturahmi dan mempererat persaudaraan dengan keluarga, karena munggahan merupakan kesempatan yang hanya satu kali dalam setahun.

Selamat Menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Ramadan 1440 Hijriah/2019 Masehi.
Marhaban Ya Ramadan, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *