Babak Kualifikasi PON XIX Berkuda Nomor Pacuan Digelar

Setelah sempat tertunda, babak kualifikasi PON XIX cabang olahraga berkuda nomor pacuan digelar di lintasan pacuan Pantai Indah Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, 9-10 Januari 2016. Sebanyak 12 kontingen provinsi dipastikan mengikuti kompetisi sebagai syarat tampil di PON XIX pada September 2016 mendatang.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jabar, Agus Welianto mengatakan, pengunduran jadwal kualifikasi Berkuda nomor pacuan karena untuk penyempurnaan sarana dan prasarana yang dinilai belum memadai. Sebelumnya, pelaksanaan babak kualifikasi akan dilaksanakan pada tanggal 28-29 Desember 2015.

“Yang menjadi sorotan PP Pordasi saat itu adalah terkait kelayakan lapangan pacu karena yang bermain bukan hanya atlet tapi juga kuda. Sehingga kita benahi dulu, dan saat ini semua sudah siap,” ujar Agus, Kamis (7/1/2016).

Selain itu, pengunduran rencana gelaran babak kualifikasi di akhir tahun tersebut disebabkan permasalahan teknis seperti akomodasi penginapan atau hotel yang sudah full book oleh wisatwan. Juga karena jalur transportasi yang padat di wilayah Pangandaran.

“Babak kualifikasi ini menjadi ajang evaluasi untuk pelaksanaan PON XIX pada September 2016 mendatang. Tidak hanya sisi prestasi namun juga terkait kesiapan sarana prasarana. Mudah-mudahan semua berjalan lancar, karena ini juga menjadi pusat wisata dan hibiran masyarakat,” pungkasnya. [Sumber]

Persiapan Venue Pacuan Kuda PON Jabar di Pangandaran

Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran, sekaligus Ketua Sub Pengurus Besar (Sub PB) Pekan Olahraga Nasional (PON), Drs. H. Daud Achmad, menyatakan, persiapan Venue Pacuan Kuda di Legok Jawa sudah mulai dikerjakan. Pelaksanaan lelang dan SPK sudah dilakukan.

Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran menungkapkan bahwa luas lahan yang akan digunakan untuk venue pacuan kuda memiliki total luas sekitar 11 hektar, dengan perincian 8,7 hektar lahan kas desa dengan sewa 20 juta pertahun.

Lahan Insya Alloh beres. Intruksi dari Pordasi Jabar, pembangunan yang dilaksanakan tahun ini diprioritas pada penyiapan lintasan pacua kuda terlebih dahulu, karena rencananya bulan Desember mendatang akan dilakukan babak kualifikasi,” katanya.

Daud menandaskan, penyelenggaraan kegiatan PON semuanya dari Pengurus Besar (PB). Daerah, dalam hal ini Pangandaran, hanya mengusahakan penataan lokasi dan tempat sebagus mungkin.

Intinya daerah hanya mempercantik tempat serta sosialisasi ke masyarakat. Tapi yang pasti, kita juga konsentrasi penyediaan hotel (penginapan), jamuan serta suguhan budaya sebagai ajang promosi,” katanya.

Sumber: HR